Kisah Rosa Kontestan Indonesian Idol 2012
Saat 10 besar diumumkan, nama saya tidak ada. Saya pikir ya sudah.
Perjuangan saya berakhir. Namun tiba-tiba ada perubahan dari dewan juri.
Ada tambahan dua kontestan. Nama saya disebut setelah nama Febri.
-- Rosa
Rosa atau yang bernama lengkap Maria Rosalia Yola Detta (20) tak pernah
mengira bakal masuk 12 finalis Spetakuler Indonesian Idol 2012. Namanya
pun disebut terakhir sebagai peserta tambahan, oleh Ahmad Dani.
"Saat
10 besar diumumkan, nama saya tidak ada. Saya pikir ya sudah.
Perjuangan saya berakhir. Namun tiba-tiba ada perubahan dari dewan juri.
Ada tambahan dua kontestan. Nama saya disebut setelah nama Febri," ucap
Rosa, Jumat (6/4/2012) lalu.
Sudah sejak kecil Rosa memendam
impian untuk membuktikan kemampuan terbaiknya menyanyi. Apalagi bila ia
ingat pernah dikucilkan teman-temannya saat sang ayah harus menghuni
penjara karena kasus Narkoba. "Peristiwa ini sungguh menyakitkan. Tapi
kemudian saya pikir, baik buruk ayah saya, ia orangtua saya," tuturnya.
Rosa
lalu berusaha menjadikan peristiwa yang menimpa ayahnya sebagai cambuk
untuk belajar dan berlatih menyanyi lebih serius. Lewat prestasi
menyanyinya, Rosa ingin membuktikan bahwa ia masih punya arti untuk
orang lain. Rosa sempat hidup "tanpa ayah" selama empat tahun.
"Saya
ditinggal papa sejak SD sampai SMP. Selama masa itu, sebagian
teman-teman sekolah mencibir saya sebagai anak napi. Seolah-olah anak
napi itu tak akan pernah punya prestasi," jelas Rosa. Yang lebih
menyedihkan, lanjutnya, anak napi itu seperti penyakit menular. Kalau
dekat-dekat anak napi, maka orangtuanya bakal tertular jadi napi. "Ya
waktu itu kan saya masih kecil. Saya sering lari dan mengadu pada mama.
Berulangkali, sambil menangis, saya bertanya pada mama, Apa salah Rosa
sih ma?".
Ibu lalu menasihati Rosa agar menerima saja cibiran itu
dengan iklas. "Jadikan cibiran itu sebagai cambuk agar kamu lebih
unggul dari teman-temanmu yang mencibir," kata Rosa mengutip ucapan
ibunya.
Rosa pun menyimak ucapan ibunya. Ia bukan hanya berlatih
menyanyi, tetapi menjadikan kegiatan menyanyi sebagai sarana Rosa
menumpahkan perasaannya.

Putus sekolah
Saat ayahnya menjalani hukuman, Rosa dan kakaknya putus sekolah.
"Harta orangtua kami habis untuk mengurus kasus papa. Kala itu saya
masih siswi SD," ujar Rosa. Ia sempat "menyambung hidup" di Jakarta pada
salah satu saudaranya. Tapi kemudian kembali ke Solo, Jawa Tengah,
bersama bundanya. "Kami sekeluarga hidup sebisanya," ucap gadis
berzodiak scorpio ini.
Saat itulah Rosa membangun tekad, "Jika
Tuhan memberi saya kesempatan sekolah lagi, saya tak akan sia-siakan
peluang itu". Tuhan mengabulkan doa Rosa, ia kini bahkan sedang menempuh
studi di Universitas Negeri Sebelas Maret. "Tinggal satu cita-cita lagi
yang masih saya perjuangkan.
Menjadi penyanyi profesional dan
sukses di dunia hiburan dengan cara yang sehat dan bermartabat," tutur
Rosa. Sejak kecil Rosa sudah rajin mengikuti lomba menyanyi. Dari lomba
menyanyi di tingkat paling bawah, sampai kini ia mengikuti Indonesia
Idol 2012.
"Menjadi juara dalam beberapa kali lomba membuat saya merasa punya arti meski hadiahnya tak seberapa," jelas Rosa.
Tentang
kemungkinan nasibmu di Indonesia Idol 2012? "Tuhan sudah mengaturnya.
Saya tidak takut gagal. Tugas saya berusaha dan tampil prima sebisa
saya," jawab Rosa. Buat dia, mendapat peluang tampil di acara seakbar
ini sudah membuatnya senang. Menang atau kalah di panggung, Rosa akan
kembali berjuang meraih cita-citanya menjadi penyanyi profesional.
"Doa'in ya?" harapnya.
Syaloom
BalasHapusSekarang masih sibuk nyanyi ya rosa?